Train The Trainers (TTT) for Manager and Supervisor

MENJAWAB MASALAH APA

Banyak manajer dan supervisor hebat yang sangat menguasai bidangnya, namun mereka tidak mampu menggandakan atau menduplikasi keahlian yang dimilikinya kepada orang lain atau kepada bawahannya. Mereka tidak mampu mengembangkan orang-orang yang ada dibawahnya. Sehingga mereka sering terlihat sibuk sendiri dengan berbagai persoalan yang dihadapinya. Kesalahan ini terjadi karena mereka tidak menguasai teknik-teknik pengajaran yang efektif, mulai dari tidak mampu menyusun materi, tidak bisa menyampaikan materi dengan baik, sampai kendala dalam public speaking dan presentation skill.

Manajer dan supervisor adalah orang yang paling tepat untuk mengembangkan sumber daya manusia di unit kerjanya. Oleh karena itu mereka harus menguasai prinsip-prinsip dalam melaksanakan kegiatan pelatihan. Selain sebagai atasan, mereka juga berperan sebagai trainer, coach sekaligus sebagai mentor untuk melatih dan membimbing bawahannya agar menjadi pekerja yang kompeten. Peran internal trainer ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan karyawan dan mendongkrak kinerja perusahaan.

 

MANFAAT YANG DIPEROLEH

Workshop Train The Trainer (TTT) akan membimbing manajer dan supervisor menjadi trainer hebat, sehingga mereka mampu mentransfer dengan baik setiap pengetahuan dan keahlian yang dimilikinya kepada bawahan atau siapapun yang dilatihnya. Dengan demikian proses pengembangan sumber daya manusia di perusahaan akan berjalan secara berkelanjutan. Kemudian perusahaan juga akan mendapat manfaat, berkurangnya ketergantungan perusahaan terhadap trainer eksternal.

 

APA SAJA YANG DIBAHAS

Program ini didesain agar peserta pelatihan mampu mengajar dengan baik, memahami proses belajar mengajar, metode dan teknik-teknik mengajar di kelas (dalam ruangan) yang efektif, memahami langkah-langkah dalam menyiapkan sebuah pelatihan, mampu menciptakan suasana pelatihan yang nyaman, penuh keakraban, hangat, tidak monoton, serta mampu memacu semangat audiensnya hingga pelatihan yang dilakukannya dapat berjalan dengan baik dan efektif dengan hasil yang memuaskan.

Persiapan : konsep dasar komunikasi, komunikasi verbal dan non verbal, komunikasi efektif, memahami cara otak menyimpan dan mengolah informasi, memahami gelombang energi  otak, memahami gaya belajar audiens, mengenali kebutuhan audiens, mengenali karakteristik audiens, cara menyusun materi dan menguasai materi yang akan dibicarakan, cara berlatih yang efektif.

Membuka Pelatihan : penampilan (melakukan dengan percaya diri, cara menghilangkan rasa takut, cara mengatasi demam panggung, penampilan fisik), greetings (menit pertama yang menentukan), grabbing (pembukaan yang efektif), memahami tingkat konsentrasi pendengar.

Proses Pelatihan : public speaking (pengertian, melatih pernafasan diafragma, mengontrol volume, melatih ekspresi suara), presentation skills (memahami tujuan, cara menyajikan atau menyusun materi yang efektif, sistematika penyampaian, teknik presentasi yang memukau), ice breaking technique (teknik untuk memecahkan ketegangan suasana), bridging (cara mengatasi bila sesuatu yang tidak direncanakan terjadi), handling audience (bila tidak mendapat respek dari audiens, cara menjawab pertanyaan), kesalahan klasik saat menjadi trainer.

Menutup Pelatihan : agar peserta mau melakukan tindakan, teknik merangkum, teknik tanya jawab dan diskusi, evaluasi.

 

SIAPA YANG PERLU IKUT

Pelatihan ini sangat tepat diikuti oleh setiap manajer dan supervisor, dan setiap orang yang terlibat dalam proses pengembangan karyawan, serta siapapun yang telah atau akan menjadi trainer.