SIAPAKAH MANAJER ITU ?

Orang yang berwenang dan bertanggung jawab dalam menjalankan fungsi manajemen disebut Manajer.

Jadi Manajer adalah kata benda, berwujud orang yang berkuasa menjalankan tugas Manajerial.

Manajer juga sering diartikan sebagai seseorang yang bekerja melalui orang lain dengan mengatur dan mengarahkan kegiatan-kegiatan mereka guna mencapai suatu tujuan.

Selain sebagai sebuah definisi, manajemen juga bisa berupa kata kerja—dimana pengaruhnya bisa dirasakan. Misalnya kita sering berkata : manajemen tidak menyetujui usulan karyawan, manajemen perusahaan telah mengambil kebijaksanaan untuk merumahkan sebagian karyawan, dan sebagainya. Jadi manajemen disini adalah suatu kata kerja.

Apabila sebuah organisasi perusahaan dipimpin oleh satu orang, maka menyebut manajemen sama artinya dengan menyebut Manajer. Namun apabila suatu organisasi dipimpin oleh sekelompok orang, maka menyebut manajemen tidaklah sama dengan menyebut manajer.

Seseorang dapat saja menjalankan fungsi manajemen walaupun ia bukan seorang manajer, tetapi orang yang disebut manajer selalu menjalankan fungsi manajemen. Jadi kalau ada manajer yang tidak menjalankan fungsi manajemen berarti ia belum layak menjadi manajer.

Secara umum manajemen sering dikelompokan kedalam 3 klasifikasi utama, yaitu :

1. Manajer Lini Pertama

Merupakan manajemen tingkatan yang paling rendah dalam suatu struktur organisasi, dimana mereka adalah Manajer yang bertanggung jawab langsung terhadap pelaksanaan operasi di lapangan, mereka bertugas memimpin dan mengawasi karyawan non-Manajerial.

Manajer Lini Pertama sering juga disebut sebagai Penyelia atau Supervisor. Namun tidak semua organisasi perusahaan menyebutnya demikian. Ada beberapa istilah lain yang sering digunakan oleh banyak perusahaan untuk kategori Manajer Lini Pertama ini, diantaranya adalah : Kepala Regu, Foreman, Group Leader, Team Leader, Kepala Seksi, Kepala Bagian, Manajer Departemen, Manajer Seksi, dan sebagainya.

Harap diperhatikan! banyak para manajer lini pertama (yang karena dalam jabatan formal-nya tidak diberi label “manajer”, seperti: supervisor, kepala regu, foreman, team leader, dsb); seringkali merasa dirinya bukan manajer. Ketahuilah bahwa mereka semua adalah manajer. Karena itu harus menjalankan fungsinya sebagaimana seorang manajer.

2. Manajer Madya atau Manajer Tingkat Menengah

Mencakup semua manajer yang berada diantara Manajer Lini Pertama dan Manajer Puncak. Manajer madya bertugas sebagai penghubung diantara keduanya. Mereka menerima strategi dan kebijakan organisasi dari manajer puncak, dan kemudian menerjemahkannya kedalam rencana dan sasaran spesifik bagi Manajer Lini Pertama untuk diimplementasikan.

Yang termasuk dalam Manajer Madya diantaranya adalah Kepala Departemen, Manajer Divisi, Manajer Pabrik, Project Manager, Site Manager, Area Manager, General Manager, dan sebagainya.

3. Manajer Puncak atau Top Management (Executive)

Mencakup semua jajaran eksekutif atau direktur perusahaan. Beberapa istilah yang sering dipakai untuk kelompok Manajer Puncak diantaranya adalah President Direktur, Chief Executive Officer, Direktur Utama, Managing Director, Vice President, Chief Operation Officer, Chief Financial Officer, dan sebagainya.

Mereka bertanggung jawab terhadap keseluruhan arahan dan operasional dari sebuah organisasi. Tugas utama mereka adalah membuat strategic planning perusahaan secara umum dan mengarahkan jalannya perusahaan.

Dikutip dari buku MENJADI MANAJER ITU GAMPANG

Penulis : ARMALA, Penerbit: Gramedia

Leave a Reply

*